Ganesha Digital Library 4.2
1. GDL 4.2, sumbangan ITB bagi komunitas opensource Indonesia
GDL 4.2 merupakan program opensource dengan lisensi GPL. Dengan lisensi ini, siapapun dapat menggunakan dan memanfaatkan source code program ini. GDL 4.2 merupakan sumbangan ITB bagi komunitas opensource di Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya. Program yang dikembangkan dengan dukungan dana dari program INHERENT DIKTI ini diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat umum terutama insitusi akademik. GDL 4.2 adalah pengembangan dari GDL versi sebelumnya dengan penambahan beberapa fitur. Pengembangan GDL 4.2 juga dilakukan dengan metode pembangunan perangkat lunak yang standard agar memudahkan pengembangan program ini selanjutnya.
2. Pertimbangan dalam pengembangan
Suatu software dikatakan baik apabila mampu memenuhi kebutuhan pengguna. Hal ini dikenal dengan pemenuhan user requirements. Kualitas software juga ditentukan oleh pemenuhan standard pengembangan software. Pengembangan software GDL 4.2 ini dilakukan dengan menggunakan urutan langkah pengembangan software yang standard yaitu dimulai dengan pendefinisian user requirements agar software yang dibuat benar-benar dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Lalu dilanjutkan dengan tahap analisis dan desain, kemudian tahap implementasi, dan diakhiri dengan pengujian. Semua langkah diatas didokumentasikan dengan baik menggunakan pemodelan UML (Unified Modelling Language).
Pengembangan GDL lebih lanjut dalam komunitas opensource membutuhkan dua hal. Pertama, re-usability, artinya kode program yang ada harus seefisien mungkin dan dapat di-reuse. Fitur ini memudahkan pengembang berikutnya karena pengembang berikutnya tidak harus mulai dari awal dalam pengembangan software GDL ini. Kedua adalah dokumentasi pembangunan perangkat lunak yang baik. Dokumentasi ini memudahkan pengembang berikutnya, karena pengembang tidak perlu membongkar seluruh source code untuk dapat memahami kerja software ini.
Kedua hal diataslah yang ingin dicapai dalam pembangunan software GDL 4.2 ini, selain tentunya penambahan beberapa fitur. Pada pembangunan perangkat lunak GDL 4.2 ini telah digunakan konsep berorientasi objek meskipun belum secara keseluruhan. Pembagian modul juga telah dilakukan dengan jelas, sehingga perangkat lunak dapat dipahami dengan cukup melihat struktur modulnya. Pembagian kelas-kelas dilakukan agar masing-masing kelas dapat digunakan kembali pada modul yang berbeda dengan mudah. Pembagian kelas juga dilakukan agar apabila terjadi perubahan pada satu kelas, tidak akan mempengaruhi keseluruhan progam (modularity).
Untuk mengetahui kelas apa saja yang ada dan kegunaannya, pengembang dapat mengacu pada dokumentasi pembangunan perangkat lunak GDL 4.2. Dokumen ini ditulis menggunakan format milik Program Studi Teknik Informatika ITB. Pemodelan yang digunakan pada dokumen ini adalah UML (Unified Modelling Language).
GDL 4.2 dikembangkan dengan memperhatikan faktor-faktor sebagai berikut :
- Correctness
GDL 4.2 dibangun dengan mengacu pada user requirement. Dengan hal ini, pengembang dapat yakin bahwa software yang dibangun benar-benar dapat memenuhi kebutuhan user.
- Reliability
Sebelum diluncurkan, software GDL 4.2 telah melalui tahap pengujian yang didokumentasikan dengan baik. Setelah dapat melewati proses pengujian, pengembang dapat yakin bahwa software GDL 4.2 reliable.
- Efficiency
GDL 4.2 berusaha mengoptimalkan kode yang ada dengan menggunakan metode object oriented. Selain itu, untuk mendukung efisiensi, GDL 4.2 menggunakan program opensource lain yang terbukti efisien sebagai sub-sistem diantaranya adalah program search engine swish-e.
- Integrity
GDL 4.2 memiliki fitur manajemen user yang baik sehingga user dapat diklasifikasikan sesuai kebutuhan. Dengan hal ini dapat dihindari akses oleh pihak yang tidak berhak.
- Usability
Human computer interaction pada pembangunan GDL 4.2 diperhatikan sehingga pengguna baru dapat mempelajari dengan cepat cara penggunaan program ini. Pengguna juga dapat menginterpretasi output dari GDL 4.2 dengan mudah. Tak lupa pengembang juga menyertakan user guide pada saat instalasi maupun operasional.
- Maintainability
GDL 4.2 juga menyediakan berbagai fitur yang memudahkan administrator merawat program ini. Diantaranya adalah pencatatan aktivitas (log), fitur manajemen pengguna, manajemen server, dan lain sebagainya.
- Flexibility
Flexibility GDL 4.2 berkaitan dengan dua hal. Pertama, GDL 4.2 mendukung tiga sistem operasi yang biasa digunakan sebagai server yaitu Windows, Linux, dan FreeBSD. Flexibility kedua adalah kemudahan untuk melakukan modifikasi program pada GDL 4.2 karena adanya modularity.
- Testability
Sebelum diluncurkan, GDL 4.2 telah melalui tahap pengujian yang didokumentasikan dengan baik. Pengujian dilakukan oleh satu tim khusus dengan berpedoman pada dokumen pengujian yang dibuat oleh tim analis.
- Portability
GDL 4.2 dibundel dalam satu file installer yang dapat dipindahkan dengan mudah dari satu mesin ke mesin yang lain. GDL 4.2 juga menyediakan fitur migrasi dari GDL 4.0 ke GDL 4.2. Dengan fitur ini, pengguna GDL 4.0 tidak perlu repot untuk meng-upgrade GDL miliknya ke versi 4.2.
- Reusability
Dengan menggunakan metode object oriented, software yang dikembangkan dapat dengan mudah di re-use. Hal ini berkaitan pula dengan fitur modularity.
- Interoperability
Salah satu keunggulan utama dari GDL 4.2 adalah interoperability. GDL 4.2 pada suatu server dapat dengan mudah berkomunikasi dan bertukar data dengan GDL 4.2 pada server lain. Beberapa GDL 4.2 dapat membentuk suatu jaringan perpustakaan digital yang dapat saling bertukar data dengan mudah. Pengguna yang teregistrasi pada salah satu server GDL juga dapat login pada GDL lain dengan mudah (dengan beberapa setting khusus).
- Modularity
GDL 4.2 dikembangkan secara modular. Hal ini memudahkan pengembang untuk melakukan modifikasi program. Karena modifikasi pada satu modul tidak akan mempengaruhi seluruh sistem. Modularity juga berguna dalam kaitannya dengan reusability.
- Traceability
Dengan pendokumentasian yang baik, pengguna maupun pengembang berikutnya dapat mempelajari program GDL 4.2 dengan mudah tanpa harus �membongkar� seluruh program.
- Documentation
Pengembangan perangkat lunak GDL 4.2 didokumentasikan dengan baik. Harapan kami adalah dokumen ini dapat bermanfaat dan memudahkan masyarakat terutama pengembang berikutnya untuk mengembangka GDL 4.2, sejalan dengan tujuan pengembangan GDL 4.2 sebagai sumbangan ITB bagi komunitas opensource Indonesia.
February 8th, 2007 at 12:01 am
Boleh minta source code nya enggak mas aulia…?
February 8th, 2007 at 3:16 pm
Source code dapat didownload di http://kmrg.itb.ac.id/gdl42.rar
April 5th, 2007 at 8:10 pm
Semoga GDL 4.2 ini benar-benar bermanfaat. Boleh saya kasih masukan jika dah saya coba?
April 10th, 2007 at 11:46 am
Tim pengembang dengan senang hati menerima masukan dari pengguna GDL. Semoga dapat menjadikan GDL lebih baik….
May 14th, 2007 at 11:20 am
Selamat dan sukse GDL 4.2 versi 4.2 semoga dengan versi terbaru ini GDL .4.2 semakin banyak yang bergabung.
May 31st, 2007 at 5:26 pm
Wah saya kebetulan dapet job eksplorasi tentang GDL. Makasi mas informasinya..
July 23rd, 2007 at 3:06 pm
klo nggak salah, universitas di inherent banyak yang minta.
keren pokoknya ^_^
November 8th, 2007 at 4:47 pm
Saya sudah coba GDL 4.2, tapi kok kalo copy-paste kata/kalimat dari sebuah file doc/pdf/txt dalam abstrak trus setelah di submit malah error atau ke rekam blank yaa? Masalahnya dimana? Servernya pake windows 2003 server. ma kasih bantuannya.
November 9th, 2007 at 9:36 am
@arif
Terima kasih atas kesediaannya menggunakan GDL 4.2 dan mengirim feedback kepada kami.
Mungkin bisa disertakan pesan error yang terjadi serta spesifikasi webserver dan database yang digunakan untuk mempermudah analisa kami.
Terima kasih
August 4th, 2008 at 2:47 pm
mas gimana ya instal gdl databasenya di linux saya harus tarus foldernya dimana ya….. ko ga berhasilll thankssss
August 4th, 2008 at 4:37 pm
@ari
sebenarnya prosedur instalasi di linux atau windows hampir sama. Install web server (misalnya apache), database mysql, dan php. Setelah diinstall, file GDL ditaruh di document root dari web server Anda. Defaultnya untuk apache di folder htdocs.
August 4th, 2008 at 4:53 pm
@ jimmy
Bisa dicoba dua link ini :
http://www.jogjaupload.com/index.php?page=download&filepath=/aulia.ra/gdl42.rar
http://www.indowebster.com/Ganesha_Digital_Library_v_42.html
December 3rd, 2008 at 7:23 pm
Maaf sebelumnya Mas aulia, saya baru mempelajari menggunakan GDL 4.2, ketika saya mencoba mencari data/artikel yang telah di Upload menggunakan fasilitas searching GDL tidak berkerja, saya udah mencoba tips yang Mas arif yg dari UGM (error thema) berikan dengan merubah Sourcecode theme.php, tapi masih saja data tidak ditemukan, saya menggunakan Green theme maupun
Grey theme tetap sama (tidak bisa melakukan pencarian). Update Index Sudah Saya Lakukan, Aktifin Folksonomy jg sudah. saya menggunakan OS XP sp 2, Web Server Apache versi 2.5.2, PHP versi 5.2.1, MySQL Community-nt versi 5.0.41. tapi di GDL yang saya install tidak ada Database CDS/ISIS, apakah saya harus membuat database tersebut, klo harus buat bagai mana caranya ya mas. hasil updating index successfull. tolong ya mass…
January 10th, 2009 at 11:47 am
Mas,, ko pas minta alamt buat download gdl ya donk.. coz alamat buat download yang diatas ga bisa kebuka gitu..
makasih ya mas
March 17th, 2009 at 5:40 pm
Assalamu’alaikum wr wb.
Mas saya butuh bantuan mengenai instalasi GDL di server Ubuntu 8.04.
Saya sudah coba beberapa kali selalu saja gagal.
Terima kasih sebelumnya